Rabu, 29 September 2010

Jakarta Terancam Lumpuh

Masalah transportasi di kota Jakarta dan imbasnya di kota-kota sekelilingnya akan membuat kegiatan menjadi lumpuh karena arus kendaraan yang melebihi kapasitas jalan yang ada.
Beberapa solusi coba ditawarkan oleh pengamat atau pemerhati masalah perkotaan khususnya masalah transportasi.

Namun masalah ini sulit untuk diatasi karena memang pertumbuhan jumlah kendaraan baik mobil dan motor terlalu cepat dibandingkan dengan panjang jalan yang ada. Bisa-bisa bila seluruh kendaraan yang ada saat ini di Jakarta keluar bersamaan, maka akan  melumpuhkan lalu lintas.

Pengguna jalan saat ini sudah jengkel dengan kemacetan yang selalu dihadapi, berbagai cara mungkin sudah dilakukan oleh setiap orang tapi mungkin belum memuaskan kehendaknnya. Beberapa orang mengusulkan agar kendaraan mobil dan motor yang berada dijalanan dibatasi atau digilir keluarnya. Ini sangat disukai bagi mereka yang punya banyak uang dan mampu membeli kendaraan lebih dari satu.
Tapi sebaiknya pemerintah khususnya pemerintah pusat punya rencana jangka panjang yang dapat mengatasi ancaman kelumpuhan Jakarta ini dengan merancang ibukota yang baru di lokasi yang lebih baik. Reinhard Samah, salah seorang warga Jakarta sangat setuju dengan rencana pemindahan ibukota yang dari dulu sudah diutarakan oleh Bung Karno.

Pemindahan ibukota dengan merencanakan infrastruktur yang lebih sesuai akan membuat Indonesia lebih bermartabat. Pemisahan pusat bisnis dengan pusat pemerintahan bukanlah hal yang aneh di dunia ini, malah mungkin sesuatu yang harus dilakukan. Kecuali kalau negaranya kecil.

Kembali ke urusan sehari-hari saat ini, Reinhard yang juga Sekjend. PPI berharap pemerintah segera mengoperasikan jalur busway yang terbengkalai. Jalan dan halte busway yang sudah selesai sejak tahun yang lalu sampai sekarang tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, dan akhirnya halte banyak yang rusak.
Segera ungkap kendala yang menyebabkan tertundanya operasional jalur busway yang sudah dibangun. Transportasi publik seharusnya mendapat perhatian yang lebih khusus. Kondisi kendaraan dan kenyamanan penumpang harus diutamakan, tapi tidak membebani dengan ongkos yang mahal.

Saat ini pemerintah harus mempunyai prioritas untuk memperlancar arus perpindahan orang, dan tetap mempercepat pembangunan Mass Rapit Transportation (MRT) yang mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar tanpa terkendala moda transportasi yang lain.
Dan untuk menambah jalur jalan, bila ada dana investasi dapat disalurkan untuk membangun underpass atau fly-over agar tidak menimbulkan simpul kemacetan.



Lagu Rohani dari True Worshippers

Berikut saya sediakan lagu True Worshippers - Ku di b'ri Kuasa. Untuk mengunduh / mendownloadnya, silahkan klik link berikut :

Download lagu True Worshippers - Ku di b'ri Kuasa

Selasa, 28 September 2010

Lagu Top SUSIS

Lagu dari Sule yang berjudul SULE, sangat disukai banyak orang. Untuk men-downloadnya, saya sediakan linknya di bawah ini :

Download lagu Sule - SUSIS

Rabu, 22 September 2010

Jakarta Terancam Tenggelam Tahun 2030

Jakarta - Kekhawatiran Jakarta tenggelam pada 2030 bukan isapan jempol. Jika tak ditolong dari sekarang, sebagian Jakarta di utara akan amblas perlahan terkikis laut.

"Dimulai dari jalan yang terkena langsung air laut sepanjang Cilincing, Ancol, Pluit hingga Kapuk," kata Ketua Walhi Jakarta, Ubaydillah dalam diskusi di kantor Institute Hijau, Komplek Bumi Asri No C-3, Liga Mas Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (22/9/2010).

Omongan ini bukannya tanpa alasan. Pada master plan tata ruang Jakarta 1965-
1985 masih terdapat 37,2 % atau 241,8 km2 ruang terbuka hijau (RTH) dari luas Jakarta. Tapi dalam 2000-2010 luas tersebut berkurang jauh menjadi 13,94 % atau 96.6 km2 dari luas Jakarta 661.52 km2.

"Minimnya daerah resapan ini berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas lingkungan hidup," tambah Direktur Institute Hijau, Slamet Daroyni ditempat yang sama.

Kondisi tampungan air di Jakarta juga memprihatinkan. Jika pada zaman Belanda Jakarta punya 266 situ, sekarang tidak lebih dari 33 situ dengan kondisi yang memprihatinkan. Dampaknya, setiap tahun Jakarta mengalami defisit air tanah sebanyak 66.6 juta m3.

"Kuburan dibangun mal di Mangga dua, dibangun apartemen di Kuningan, menjadi kantor Walikota. Sekarang Kanal Banjir Timur sudah selesai tapi hanya mengatasi 13 % masalah," jelas mantan birokrat DKI, Darundono.

Anehnya, langkah mereklamasi pantai malah dibanggakan Pemprov DKI Jakarta. Padahal, reklamasi pantai utara Jakarta malah akan mempercepat tenggelamnya Jakarta. Menurut ahli lingkungan dari IPB, Bogor, Alan Koropitan, reklamasi malah mempercepat proses tenggelamnya Jakarta.

"Dengan dibangun reklamasi, maka daratan akan semakin menjorok ke laut. Alhasil, ombakpun semakin besar dan kecepatan angin juga semakin kuat mengikis Jakarta," ujar Dosen pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/09/22/200522/1446147/10/akar-masalah-mengapa-ibukota-terancam-tenggelam

Kapolri Sebut Penyerangan Polsek Terkait Aksi Teroris

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri memastikan penyerangan bersenjata ke Markas Polsek Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, pada Rabu dinihari terkait dengan aksi terorisme dan tindak kriminal sebelumnya. Meski begitu, Kapolri belum bisa memastikan motif penyerangan itu.
"Tak ada aksi balas dendam. Yang pasti mereka kan memang sudah punya konsep assasination, akan memakai kekerasan terhadap aparat. Khususnya pejabat tertentu dan juga anggota Polri" kata  Kapolri ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 22 September 2010.
Aksi penyerangan itu dilakukan pada Rabu dini hari tadi. Dalam aksi penyerangan tiga polisi menjadi korban. Yakni, Bripka Riswandi, Aipda Deto Sutejo, dan Aiptu B Sinulinggga. Ketiganya tewas tertembak dalam peyerangan itu.
Bambang menuturkan, kelompok yang melakukan penyerangan ini memang ada kaitannya dengan pelatihan di Aceh dan kegiatan teror selanjutnya. "Sebagaimana yang saya sampaikan di kemarin,  ini jaringan yang ada kaitannya dengan pelatihan di Aceh," katanya. Jadi kegiatan kelompok ini tidak terputus dari rangkaian kegiatan pelatihan, kemudian Bandung, Sumatera Utara menyiapkan anggaran pembelian senjata, aktifitas-aktifitas tertentu.

Namun, Bambang belum bisa memberikan penjelasan yang detail soal penyerangan itu dan kekuatan dari kelompok ini. Bahkan, Presiden pun sudah memberikan arahan khusus. "Nanti akan dijelaskan secara utuh oleh Bapak Menkopolhukkam dalam waktu dekat," ujarnya.

Menghadapi aksi semacam ini, Kepolisian sudah menerjunkan Detasemen Khusus 88 dalam menghadapi aksi teror di Sumatera Utara. Dia mengungkapkan dalam struktur organisasi kepolisian, ada Densus, ada Bareskrim, ada Direskrim di jajarannya.
Untuk kriminalitas masyarakat umum, itu ditangani struktural dari Bareskrim dan Direskrim di kepolisian daerah. Tapi begitu menyentuh otoritas, kaitannya dengan pengungkapan kasus teror, itu ada Densus yang akan bertugas. "Itu kan prosedur standar operasi (SOP), mekanismenya, pola penyidikan, dan penindakannya berbeda," katanya.

Amblesnya Jl. R.E Martadinata

Jakarta - Amblasnya Jl RE Martadinata di Tanjung Priok Jakarta Utara diyakini ahli lingkungan mempunyai efek domino bagi daerah lain. Apalagi, tanah Jakarta berongga layaknya gabus yang bisa tergerus air laut setiap saat.

"Hanya masalah waktu. Kita tunggu saja," kata ahli lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB), Alan Korapitan, dalam diskusi di kantor Institute Hijau, Komplek Bumi Asri No C-3, Liga Mas Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (22/9/2010).

Dia memprediksi daerah yang berpotensi longsor adalah di sekitar hotel atau bangunan yang menggunakan air tawar cukup besar. Seperti sepanjang alur jalan yang berbatasan langsung dengan pantai.

Umumnya, mereka menyerap air tanah dalam sehingga rongga tanah menjadi rentan. Ditambah digerus air laut, kondisi itu sangat berbahaya.

"Siapa yang duluan? Itu tergantung kuat bangunan. Tapi semuanya rentan. Ya, tinggal nunggu waktu," sambungnya.

Menurut Alan, langkah konkret untuk mencegah yaitu dengan mengembalikan hutan Mangrove Jakarta seperti tahun 70-an. Selain itu menyetop pengurukan pantai/reklamasi dan menghentikan pembangunan gedung bertingkat di jalur pantai.

"Karena pantai Jakarta tipenya berpasir dan lumpur. Ketika mangrove hilang, selesailah Jakarta. Dan penanaman mangrove itu harus di sepanjang pantai, jangan di satu titik," tutupnya. (asp/irw)

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/09/22/133138/1445663/10/pasca-jl-re-martadinata-amblas-jalan-lainnya-tinggal-tunggu-waktu

Senin, 06 September 2010

Jadwal pelajaran hari Selasa, 7 September 2010

Berikut adalah jadwal pelajaran besok :
1. Mat
2. Mat
3. OR
4. OR
5. Listening
6. Listening 
7. Mandarin
8. Mandarin
9. Ekonomi
10.Writing

Jumat, 03 September 2010

Arti Sahabat

sahabat..

- sebuah dorongan saat langkah kita terhenti
- sebuah lagu saat kita senang
- en pengingat klo jalan kita salah

-- dear all,,
q maci bingung tntang sahabat..
siapa yang bner2 sahabat ak?
yg tulus,, trima ak ap adanya,, bukan krna kelebihan ak,, tpi jga kekurangan ak..

klo ak bkan ak yang skrang, ap mreka maw teu2p shabatan ma ak?

i don't know..

sahabat ynag baek ga cuma maw nerima aj,, tp jga maw mmberi
hal nie yang bwat ak bingung
rasanya ak ud kaci smuwa kebaekan ak ke dya,,
bukannya ak maw nuntut,, tpi dya ga nganggep ak sbgai shabat-- maybe--
dya seakan tllu sibuk ma dunianya
ga peduli klo temennya -->ak jga butuh waktu buat dunia ak sendiri
aku butuh cerita-curhat-dll ke dya
tapi adanya? dya trus curhat ke ak, en ak kasih solusi
klo ak curhat dya kaya ga peduli ma ak

ap tu namanya sahabat?
temen?
biasa ajHa?
NOthing?

oh God pleaze help me...

jujur AjHa,, cari sahabt tu lebih susah dari cari jarum di jerami
kmu harus cri yang bner2 best friend kmu,, bkan temen palsu yang sebenernya cuma jadi parasit T.T

bwad "..." jangan kesinggung yha klow baca nie,,
coba sadarin klo orang jga butuh didengerin bukan cuma ngedengerin

Source : http://green4eva.blogspot.com